Tutorial Tutorial

Analisis Beban Merata pada Balok di atas Dua Tumpuan Sederhana dengan SAP2000

March 09, 2019

300Program SAP2000 merupakan salah satu software yang digunakan untuk analisis dan desain struktur dengan menerapkan konsep metode elemen hingga. Software ini didukung dengan analisis statis, dinamis, linear, maupun nonlinear. Software SAP2000 ini berbeda dengan software komputer pada umumnya. Hal ini dikarenakan pengguna software ini dituntut untuk memahami latar belakang penyelesaiannya dan batasan-batasan yang dihasilkan seta bertanggung jawab penuh terhadap output-nya.

Untuk tutorial kali ini, kita akan menganalisa balok sederhana dengan panjang bentang 6 meter memikul beban terbagi rata sebesar 5 t/m. Kenapa dinamakan balok sederhana? Karena balok tersebut memiliki dua tumpuan yaitu tumpuan sendi dan rol.

tutorial-sap001.jpg

Buat Dokumen Baru

Klik FileNew – Pilih Model Struktur (Beam)! Jangan lupa untuk mengubah satuan menjadi Tonf, m, C.

tutorial-sap001-01.jpg

Isi Number of Spans (Jumlah Batang) sesuai dengan struktur yang diinginkan, dalam kasus ini terdapat 1 batang, jadi isi 1. Kemudian isi juga Span Length (Panjang Batang)! Dalam contoh saya isi 6, karena batang yang ingin kita analisa memiliki panjang 6 meter.

tutorial-sap001-02.jpg

Maka tampilannya akan seperti ini

tutorial-sap001-03.jpg

Mendefinisikan Jenis Beban

Klik DefineLoad Patterns – Ketik nama beban pada Load Name, pilih Type, pada Self Weight Multiplier, ketik 1 (ini artinya berat sendiri akan dihitung), ketik 0 (jika ingin berat sendiri tidak dihitung). Klik Add New Load untuk menambah, klik Modify untuk Modifikasi, Tekan OK.

tutorial-sap001-04.jpg

Pada kasus ini, Saya memberi nama “DEAD” dengan tipe “DEAD” dan berat sendiri tidak dihitung.

Assign Beban Ke Elemen Struktur

Klik Elemen FrameAssignFrame Loads – Pilih Distributed untuk beban terbagi rata, sesuai dengan contoh yang akan kita analisa.

tutorial-sap001-05.jpg

tutorial-sap001-06.jpg

Analisis Struktur

Klik AnalyzeSet Analysis Options – Pilih DOF (Degree of Freedom) dari struktur 2D Plane Frame – OK.

tutorial-sap001-07.jpg

Klik Analyze – Pilih Run Analysis atau tekan F5 – Pilih Analysis Case yang akan di running (Nama beban yang telah di assign) – Run Now

tutorial-sap001-08-1.jpg

tutorial-sap001-09.jpg

Menampilkan Reaksi Perletakan

Klik Display – Pilih Show Force/Stresses – Pilih Joint – Pilih Case/Combo Name – OK.

tutorial-sap001-10.jpg

tutorial-sap001-11.jpg

Dari analisis SAP diperoleh reaksi perletakan sebesar 15 ton. Sekarang kita hitung secara manual untuk membuktikannya.

proof-001.jpg

Terbukti! Hasilnya sama.

Menampilkan Momen Yang Terjadi

Klik Display – Pilih Show Force/Stresses – Pilih Frame/Cables – Pilih case/combo name – Pilih Components (Momen 3-3), Scaling (Auto), Options (Show values on diagram) – OK.

tutorial-sap001-12.jpg

tutorial-sap001-13.jpg

Harus kita buktikan juga!

proof-002.jpg

Hasil analisa juga dapat dilihat dengan cara klik kanan pada elemen batang.

tutorial-sap001-14.jpg

Konklusi

Cukup mudah bukan? Sofware ini hanyalah alat untuk membantu perhitungan menjadi lebih cepat, tidak berarti bahwa pemahaman teori tidak lagi diperlukan. Untuk menggunakan software ini, dituntut bahwa sudah penggunanya memahami teori mengenai anaisis struktur. Penggunaan software ini juga diperlukan ketelitian. Untuk kasus sederhana, hasilnya masih kita periksa secara manual, tetapi untuk struktur yang sangat kompleks tidak mungkin kita periksa secara manual.