Lecture Notes Lecture Notes

Mekanika Teknik: Tumpuan

October 05, 2018

Melanjutkan seri Mekanika Teknik, pada minggu lalu saya sudah memposting mengenai dasar dari ilmu mekanika teknik yaitu Gaya dan Momen, kali ini saya akan membahas mengenai tumpuan. Tumpuan merupakan sebuah landasan di mana sebuah balok ataupun kolom diletakkan. Dalam Ilmu Mekanika Teknik terdapat tiga jenis tumpuan, yaitu Tumpuan Sendi, Rol dan Jepit. Masing-masing tumpuan tersebut memiliki fungsi dan kegunaan yang berbeda.

Tumpuan Sendi

Tumpuan Sendi atau Engsel merupakan salah satu tempat untuk bertumpunya sebatang balok. Tumpuan Sendi dapat menahan gaya tekan maupun tarik dari dua arah, yaitu arah vertikal dan horizontal. Gaya tekan dan tarik ini tetap akan melalui pusat sendi. Tumpuan sendi tidak dapat menahan momen atau meneruskan momen. Gaya reaksi sendi ini dapat diproyeksikan pada arah vertikal dan horizontal.

Tumpuan Sendi

Tumpuan Rol

Tumpuan Rol ini tidak dapat menahan gaya tarik dan tekan sembarang arah. Tumpuan ini hanya bisa menahan gaya tekan dan gaya tarik pada arah vertikal saja. Tumpuan rol juga tidak dapat menahan momen atau meneruskan momen seperti tumpuan sendi. Gaya reaksi rol ini dapat diproyeksikan pada arah vertikal .

Tumpuan Rol

Tumpuan Jepit

Tumpuan Jepit ini membuat Balok dalam keadaan kaku, justru karenanya dapat meneruskan gaya tarik dan tekan dengan sembarang arah. Disamping itu juga dapat meneruskan momen. Dengan demikian tumpuan jepit ini dapat menahan Gaya Vertikal, Gaya Horizontal dan juga Momen.

Tumpuan Jepit

Penentuan Reaksi

Adanya gaya aksi yang bekerja pada suatu balok dimana balok ditumpu oleh dua tumpuan, maka akan menimbulkan gaya reaksi guna menjaga kesetimbangan. Gaya-gaya reaksi ini akan bekerja pada titik-titik tumpuan. Sebagaimana dikemukakan oleh Hukum Newton, gaya aksi sama dengan gaya reaksi. Gaya aksi yang merupakan gaya-gaya yang bekerja pada balok adalah merupakan gaya-gaya yang diketahui besarnya, sedangkan gaya reaksi merupakan gaya yang akan dihitung. Untuk mendapatkan gaya reaksi ini maka berlaku hukum keseimbangan momen, gaya vertikal, dan gaya horizontal. Jelasnya penjumlahan momen adalah 0 (nol), dapat disimpulkan ∑M=0. Demikian juga terhadap penjumlahan gaya-gaya vertikal dan horizontal sama dengan 0 (nol) dan dapat disimpulkan ∑V=0 dan ∑H=0.

Referensi

Guru Sipil