General General

Perbedaan Antara Beton dan Mortar

May 25, 2018

Apakah ada di antara kalian yang tahu perbedaan dari beton dan mortar? atau kalian mengangap kedua hal tersebut sama? Well, dalam artikel ini, saya akan membahas perbedaan antara beton dan mortar. Sebelum lebih lanjut membahas mengenai perbedaan keduanya, terlebih dahulu kita akan membahas pengertian masing-masing.

Beton

Pertama kita akan membahas tentang beton. Beton adalah gabungan dari material bangunan yang terbuat dari campuran semen, agregat (kerikil dan pasir) dan air. Beton digunakan dalam proyek-proyek konstruksi, tetapi biasanya diperkuat dengan baja untuk mendapatkan lebih banyak kekuatan.

Dalam konstruksi bangunan, beton digunakan pada kolom, balok, plat, dinding penahan, bendungan, dan lain-lain. Beton sangat kuat dibandingkan dengan material bangunan lainnya, itulah mengapa digunakan beton dalam konstruksi bangunan.

Mortar

Mortar juga merupakan bahan bangunan yang terbuat dari semen, pasir, dan air. Dalam mortar, kadar air semennya tinggi, tetapi dalam beton kadar air semennya lebih rendah dari mortar. Kekuatan mortar lebih rendah dari beton. Ini karena dalam mortar tidak digunakan agregat kasar. Mortar tidak dapat ditambahkan tulang baja dalam mortar karena tidak sekuat beton.

Dalam pekerjaan konstruksi bangunan, mortar digunakan dalam plasteran dan pada tempat yang tidak membutuhkan kekuatan yang tinggi sehingga dapat membuat permukaan yang halus dan kekuatannya normal.

Perbedaan Antara Beton dan Mortar

Nah, setelah saya menjelaskan pengertiannya masing-masing, tentu kamu sudah memiliki bayangan mengenai perbedaan dari keduanya. Secara garis besar, perbedaan dari keduanya adalah sebagai berikut.

  1. Beton lebih kuat dari mortar.
  2. Mortar lebih tebal dari beton.
  3. kadar air semen mortar lebih tinggi dari beton.
  4. Tidak dapat ditambahkan tulangan dalam mortal.
  5. Dalam beton bisa ditambahkan tulangan baja.
  6. Mortal digunakan dalam pekerjaan batu bata.
  7. Beton tidak digunakan dalam pekerjaan batu bata.
  8. Beton dapat digunakan seumur hidup.
  9. Mortar harus diganti setelah 20 hingga 25 tahun.
  10. Kita bisa mendapatkan lebih banyak kekuatan pada beton daripada mortar.

Konklusi

Jadi sudah tahu kan perbedaannya? Meskipun terlihat sama, tapi keduanya memiliki perbedaan dan memliki material penyusun yang berbeda pula. Setelah membaca artikel ini saya harap kamu dapat membedakan antara semen beton dan semen mortar.