Sunday, 18 Nov 2018
Infinity Free Hosting

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kemampuan Kerja dari Beton Segar

Daya kerja dari beton segar tergantung pada proporsi bahan penyusun serta pada karakteristik masing-masing. Faktor-faktor yang mempengaruhi kemampuan kerja beton diantara lain adalah sebagai berikut:

 

1|  Kandungan Air dari Campuran Beton

The-Health-Benefits-of-Water-722x406

Kandungan air akan memiliki pengaruh penting pada kemampuan kerja dalam volume tertentu dari beton. Semakin tinggi kadar air per meter kubik beton, semakin tinggi fluiditas beton, yang mempengaruhi kemampuan kerja. Kebutuhan air terutama terkait dengan penyerapan oleh permukaan agregat & mengisi rongga antara agregat. Namun, menambahkan air ekstra ke campuran beton dapat merugikan, seperti:

  1. Kekuatan beton bisa berkurang.
  2. Semakin banyak jumlah air yang keluar dari permukaan beton.
  3. Air semen juga lolos melalui sambungan bekisting yang menyebabkan hilangnya semen dari beton.

 

2|  Ukuran Agregat

0403040002-01-Sizes-of-Aggregates_55941085_xxl-1024x680

Kemampuan kerja beton juga tergantung pada ukuran maksimum agregat. Kebutuhan air dan pasta semen, tidak akan kurang jika ukuran agregat yang dipilih untuk beton lebih besar. Akibatnya, untuk jumlah tertentu dari jumlah air dan pasta semen, ukuran agregat yang lebih besar akan memberikan kemampuan kerja yang lebih tinggi.

Di lapangan, ukuran maksimum agregat yang akan digunakan akan tergantung pada banyak faktor seperti, penanganan, pencampuran dan penempatan peralatan, ketebalan bagian dan jumlah penguat.

 

3|  Bentuk Agregat

BentukPartikelAgregatMenurutBS8123APart13A1975

Bentuk agregat sangat mempengaruhi kemampuan kerja beton. Agregat bersiku-siku, bersisik & memanjang mengurangi kemampuan kerja beton.

Agregat bulat atau lonjong meningkatkan kemampuan kerja karena pengurangan luas permukaan untuk volume atau berat tertentu. Oleh karena itu, akan tersedia pasta berlebih untuk memberikan efek pelumasan yang lebih baik. Agregat yang berbentuk bulat memiliki ketahanan gesekan yang lebih sedikit dan memberikan kemampuan kerja yang tinggi dibandingkan dengan agregat bersudut, bersisik atau memanjang.

Pasir sungai & kerikil memberikan kemampuan kerja yang lebih besar untuk beton daripada pasir yang hancur.

 

4|  Tekstur Permukaan Agregat

0403040002-02-Surface-Texture-of-Aggregates_55941085_xxl

Agregat bertekstur kasar memiliki lebih banyak area permukaan daripada agregat bulat halus dengan volume yang sama. Agregat bulat halus akan memberikan kemampuan beton yang lebih baik daripada agregat bertekstur kasar. Penurunan ketahanan gesek antar partikel agregat halus juga berkontribusi terhadap kemampuan kerja beton yang lebih tinggi.

 

5| Porositas Agregat

Agregat berpori dan tidak jenuh akan membutuhkan lebih banyak air daripada agregat jenuh air. Untuk tingkat kerja yang sama, agregat jenuh akan membutuhkan lebih sedikit air. Secara keseluruhan, faktor ini hanya kepentingan sekunder.

 

6| Gradasi Agregat

Gradasi agregat akan memiliki pengaruh terbesar pada kemampuan kerja beton. Semakin baik gradasi, semakin sedikit jumlah rongga yang kosong dalam beton. Jika tidak ada rongga kosong dalam beton, pasta berlebih tersedia untuk memberikan efek pelumas yang lebih baik.Dengan jumlah pasta beton yang lebih dalam campuran, camuran itu menjadi satu dan kental yang mencegah segregasi partikel & hanya memerlukan sedikit upaya pemadatan untuk memadatkan beton.

Untuk workability tertentu, ada suatu nilai, yaitu rasio agregat halus, yang membutuhkan kandungan air yang lebih rendah.

 

7| Penggunaan Admixture

Ini adalah salah satu metode yang umum digunakan untuk meningkatkan daya kerja beton. Bahan pencampur kimia seperti Plasticizer dan super plasticizer akan meningkatkan kemampuan kerja.

Air entraining agents (Penghambat udara) juga digunakan untuk meningkatkan kemampuan kerja. Penghambat udara ini menciptakan sejumlah besar gelembung udara yang sangat kecil. Gelembung ini didistribusikan ke seluruh massa beton dan berfungsi sebagai penggulung dan meningkatkan kemampuan kerja.

Campuran mineral seperti bahan Pozzolan juga digunakan untuk meningkatkan daya kerja beton.

 

8|  Suhu Lingkungan

suhu-panas

Dalam cuaca panas, jika suhu meningkat, laju penguapan air campuran juga meningkat dan karenanya juga meningkatkan viskositas cairan. Fenomena ini mempengaruhi kemampuan aliran beton (beton cepat mengeras) dan karena beton terhidrasi, maka akan menurunkan kemampuan kerja beton segar.


Via Engineering Society

Related Post