Thursday, 25 Apr 2019
payoneer

Menjadi Inovatif di Era Industri 4.0

PropellerAds

Era industri 4.0, sebuah polemik yang menimbulkan berbagai tantangan baru. Zaman telah berkembang dan kini memasuki era industri 4.0 dimana semuanya saling terhubung dan tanpa adanya campur tangan manusia. Kita harus menghadapinya dan harus dapat menyesuaikan dengan kondisi saat ini.

Sebelumnya telah saya bahas mengenai langkah untuk menghadapi revolusi industri ini, namun kita juga harus menyesuaikan diri terhadap perubahan ini, yaitu dengan menjadi seseorang yang inovatif. Dengan menjadi seorang yang inovatif, kamu tidak akan termakan oleh zaman.

Baca Juga: Menjadi Mahasiswa Produktif

 

1|  Rajin Membaca

 

inovatif
Sumber Gambar: Unsplash

Siapa yang tidak tahu pepatah “Membaca adalah jendela ilmu”. Membaca merupakan aktivitas yang terus berlangsung selama kamu hidup. Dengan membaca kamu akan mendapatkan informasi-informasi yang update dan terbaru. Kamu juga akan mendapatkan berbagai macam ide-ide yang menarik dengan rajin membaca.

Saat ini sumber-sumber bacaan mudah didapat melalui platform atau media-media online yang tersedia. Jadi, tidak ada alasan untuk tidak membaca dengan sumber-sumber yang mudah didapat.

 

2|  Brainstroming

inovatif
Sumber Gambar: allenkristiyono.wordpress.com

Sebenarnya ini sangat sulit dilakukan. Bagaimana tidak? ketiga berkumpul dengan teman-teman, terdapat sebuah tembok penghalang raksasa yang disebut gadget. Kamu harus memulai untuk meninggalkan kebiasaan itu, melakukan obrolan dengan teman-teman di waktu senggang itu asyik. Agar obrolan tidak membosankan dengan pembahasan yang biasa-biasa saja,t sesekali kamu perlu melakukan brainstroming dengan teman-temanmu.

Brainstroming adalah suatu upaya pencarian penyelesaian dari suatu masalah tertentu dengan mengumpulkan gagasan secara spontan dari anggota kelompok. Ini dapat dilakukan dengan membahas terkait topik-topik atau isu-isu yang sedang trendy. Dalam brainstroming kamu dapat menggali ide-ide kreatif dari suatu permasalahan yang sedang kamu bahas.

 

3|  Open Mind

inovatif
Sumber Gambar: Discogs

Memiliki pemikiran terbuka membuat kamu menjadi seseorang yang inovatif dan dapat menerima pemikiran-pemikiran baru yang menarik dari lawan bicara. Dengan begitu kamu akan mendapat pandangan baru terhadap suatu permasalahan atau topik yang sedang kamu bahas. Dengan menjadi seorang yang memiliki pemikiran terbuka, saat sedang berbincang dengan orang baru atau mendengarkan orang disekitarmu berbicara terhadap suatu topik pembahasan yang memiliki pandangan berbeda, kamu tidak langsung menilainya.

Jangan menjadi seorang yang close minded karena dapat memicu timbulnya radikalisme, karena kamu sulit menerima pendapat orang lain.

 

Referensi:

Related Post